Distinctive Drown
Jumat, 16 Oktober 2015
Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklansehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Adobe Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3 , versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4 dan versi yang terakhir (keduabelas) adalah Adobe Photoshop CS5.
Photoshop adalah software yang digunakan untuk memodifikasi gambar atau
foto secara profesional baik meliputi modifikasi obyek yang sederhana maupun yang
sulit sekalipun. Photoshop merupakan salah satu software yang berguna untuk
mengolah gambar berbasis bitmap, yang mempunyai tool dan efek yang lengkap
sehingga dapat menghasilkan gambar atau foto yang berkwalitas tinggi.
Tool – tool pada Adobe PhotoShop yang tertata praktis, jika Anda dapat megoperasikan
secara optimal maka akan tercipta grafik yang indah dan informatif yang dapat di
transfer ke dalam image sesuai dengan keinginan Anda sendiri, mengenal lingkungan
kerja pada PhotoShop, yang terdiri dari menu bar, toolbox, option bar, status bar, pallete, canvas
Dokumen Baru
Untuk membuat dokumen baru klik File lanjutkan dengan Klik New
Beberapa pilihan yang ada pada Image Size :
- Preset Size untuk menentukan ukuran canvas secara otomatis
- Width, menentukan ukuran lebar secara manual
- Hight, untuk menentukan ukuran tinggi secara manual
- Resolution, untuk menentukan resolusi gambar
- Mode,untuk menampilkan warna Toolbox
Pilihan pada Contens
- White, warna dasar putih pada canvas
- Background color, untuk menampilkan background
- Transparent, untuk menampilkan bentuk transparan pada canvas
Option Bar
Tampilan pada option bar akan berubah dinamis sesuai tool yang digunakan
Toolbox
Fasilitas untuk mengedit atau memanipulasi image dengan tool – tool yang ada
Palet Navigator
Fasilitas yang digunakan untuk menggeser atau memperbesar gambar yang ada melalui
salinan miniature gambar. Bagian tengahnya disebut Thumbnail
Palet Color
Untuk merubah warna sesuai yang diinginkan
Canvas
Area yang akan digunakan untuk meletakkan objek
Status Bar
Berisi informasi ukuran file, waktu,gambar, dan keterangan tool yang sedang aktif
Keterangan
A: Marquee tool L: Move tool
B: Lasso tool M: Magic wand tool
C: Crop tool N: Slice tool
D: Healing brush tool O: Brush tool
E: Stamp tool P: History brush tool
F: Eraser tool Q: Paint bucket tool
G: Blur tool R: Dodge tool
H: Selection tool S: Horizontal type tool
I: Pen tool T: Rectangle tool
J: Notes tool U: Eyedropper tool
K: Hand tool V: Zoom tool
Marquee tool : Untuk membuat seleksi berbentuk elips ataupun kotak
Lasso tool : Untuk seleksi bebas
Crop tool : Untuk memotong area yang diinginkan
Brush tool : Untuk menggambar dalam bentuk kuas
8Stamp tool : Digunakan untuk membuat duplikasi sesuai yang diinginkan
Eraser tool : Digunakan untuk menghapus objek yang diinginkan
Blur tool : Untuk membuat objek menjadi kabur
Selection tool : Untuk memindahkan canvas
Pen too l : Untuk menggambar garis lurus dan kurva
Notes tool : Untuk membuat catatan
Hand tool : Untuk memindahkan objek atau gambar
Move tool : Untuk memindahkan seleksi canvas yang sedang aktif
Magic wand tool : Membuat seleksi berdasar pada kelompok warna
Slice tool : Untuk membuat objek atau gambar menjadi terpisah-pisah
Brush tool : Untuk menggambar dengan kuas dalam bentuk cat
History brush tool : Untuk membuat undo secara terus menerus
Paint bucket tool : Untuk memberi atau merubah warna pada objek grafik
Dodge tool : Untuk mengatur pencahayaan
Horizontal type tool : Untuk membuat bentuk tulisan mendatar
Rectangle : Untuk membuat kotak segi empat,elips poligon dan custom
Eyedropper tool : Untuk memilih,membuat warna latar foreground dan background
Zoom Tool : Untuk membuat tampilan besar dan kecil
Jumat, 11 September 2015
Corel Draw
Pengertian
Corel Draw adalah sebuah program komputer yang melakukan editing pada
garis vektor. Program ini dibuat oleh Corel, sebuah perusahaan software
yang berkantor pusat di Ottawa, Kanada. Corel draw memiliki kegunaan
untuk mengolah gambar, oleh karena itu banyak digunakan pada pekerjaan
dalam bidang publikasi atau percetakan ataupun pekerjaan di bidang lain
yang membutuhkan proses visualisasi.
Fungsi dari masing-masing tool sebagai berikut :
Pick tool : Untuk memilih atau menyeleksi dan mengatur ukuran, memiringkan, dan memutar suatu object yang kita kerjakan pada Coreldraw.
Shape tool : Untuk mengedit bentuk objek kurva.
Smudge Brush tool : Untuk mengubah Objek vektor dengan cara mendrag sepanjang garis luar.
Roughen Brush tool : Untuk mengubah garis luar dari objek vektor dengan cara men-drag sepanjang garis luar.
Transform tool : Untuk mengubah suatu Objek dengan menggunakan Free Rotation, Angle Rotation, Scale, dan Skew tool, Smear tool, Twirl tool, Attact tool, Repel tool
Smudge Brush tool : Untuk mengubah Objek vektor dengan cara mendrag sepanjang garis luar.
Roughen Brush tool : Untuk mengubah garis luar dari objek vektor dengan cara men-drag sepanjang garis luar.
Transform tool : Untuk mengubah suatu Objek dengan menggunakan Free Rotation, Angle Rotation, Scale, dan Skew tool, Smear tool, Twirl tool, Attact tool, Repel tool
Croop tool : Untuk menghilangkan area yang tidak dikehendaki.
Knife tool : Untuk memotong objek.
Eraser tool : Untuk menghilangkan daerah yang tidak diinginkan pada gambar
Virtual Segment Delete tool : Untuk menghapus bagian dari objek diantara persimpangan
Knife tool : Untuk memotong objek.
Eraser tool : Untuk menghilangkan daerah yang tidak diinginkan pada gambar
Virtual Segment Delete tool : Untuk menghapus bagian dari objek diantara persimpangan
Zoom tool : Untuk merubah besaran level dalam tampilan/jendela kerja.
Hand tool : Untuk mengontrol bagian gambar mana yang akan di gambar ulang dalam Tampilan/jendela kerja.
Hand tool : Untuk mengontrol bagian gambar mana yang akan di gambar ulang dalam Tampilan/jendela kerja.
Bezier tool : Untuk menggambar / membuat sebuaah awal titik garis / kurva satu bagian pada waktu yang sama
Artistic Media tool : Menyediakan akses pada Preset, Brush, Sprayer, Calligrafihc, Pressuretool
Pen tool : Untuk menggambar kurva satu segmen pada satu Waktu
Polyline tool : Untuk menggambar garis garis dan kurva
Point Curve tool : Untuk menggambar suatu Kurva dengan menentukan titik awal, akhir, dan titik tengah.
Connector Toll : Membuat Garis bersambung yang Menyediakan akses Engled Connector, Sraight Connector.
Dimension Tool : Membuat Garis bersambung beserta ukuran cm, mm, dll dan menyediakan akses pada Auto Dimension Tool, Vertical Dimension Tool, Horizontal Dimension Toll, Slanted Dimension Toll, Callout Tool, Angular Dimension Toll.
Smart Fill tool : Untuk mewarnai objek-objek yang terlampir tool ini dapat dipisahkan dengan gambar dasarnya
Smart Drawing tool : Merubah coretan coretan tangan menjadi garis yang halus dan sempurna
Rectangle tool : Untuk menggambar bujur sangkar dan kotak
Point Rectangle tool : Untuk menggambar bujur sangkar pada suatu titik sudut tertentu
Ellipse tool : Untuk menggambar bentuk lonjong atau lingkaran
Point Ellipse Tool : Untuk membuat lingkaran atau Lonjong dari titik sudut tertentu
Polygon tool : Untuk menggambar poligon / segi lima yang bisa dibentuk bintang secara simetris
Star tool : Untuk menggambar bentuk bintang yang sempurna
Complex Star tool : Untuk menggambar bentuk bintang yang komplek atau bintang yang mepunyai banyak sisi
Graph Paper tool : Digunakan untuk membuat tabel yang berisi kolom-kolom yang bisa ditentulan jumlahnya.
Spiral tool : Digunakan untuk menggambar spiral
Basic Shape tool : Untuk memilih Bermacam-macam bentuk Termasuk Bentuk Smile,halilintar, Bentuk hati, dan lain lain
Arrow Shape tool : Untuk Menggambar beraneka ragam jenis bentuk panah, dan arah Panah
Flowchart Shapes tool : Untuk menggambar symbo Flowchart
Banner Shapes tool : Untuk menggambar bentuk yang menyerupai pita atau effect ledakan
Callout Shapes tool : Untuk membuat label dan callout.
Text tool : Untuk menuliskan kata secara langsung pada layar sebagai paragraph atau artistic teks
Tabel Tool : Untuk membuat tabe
Interactive Blend tool : Untuk mencampur dua Object
Interactive Countour tool : Untuk membuat suatu bentuk garis luar pada suatu object menggunakan bentuk dasarnya
Interactive Distortion tool : Untuk melakukan penyimpangan pada suatu objek, tool ini mempunyai 3 bentuk penyimpangan dasar : Push and Pull Distortion, Zipper Distortion atau Twister Distortion
Interactive Drop Shadow tool : untuk emberikan bayangan pada suatu Objek.
Interactive Envelop : Untuk menyimpangkan suatu objek dengan cara men-drag node
Interactive Extrude : Untuk membuat suatu ilusi kedalam pada objek
Interactive Transparency : Untuk membuat object menjadi Transparan.
Color Eyedropper tool : Untuk memilih dan menyalin fill (warna) dari suatu objek pada jendela gambar, yang disertai tampilan code HTML warna
Paintbucket tool : Untuk memberikan warna pada suatu objek setelah Color Eyedropper tool di fungsikan.
Outline tool : Ketika kita memilih tool ini fllyout akan muncul dan memberikan akses cepat ke beberapa fasilitas, seperti kotak dialog Outline Pen dan Outline color.
Fiil tool : Seperti halnya Outline tool ketika kita memilih fiil tool ini flyout akan muncul dan memberikan akses cepat ke beberapa fasiitas, seperti kotak dialog fill (Uniform Fill, Fountain Fill, dsb)
Interacve tool : Untuk memberi warna dengan beberapa variasi gradasai fill.
Rabu, 30 Oktober 2013
Alat – Alat dalam Jaringan Internet
Alat – Alat dalam Jaringan Internet
Alat – Alat dalam Jaringan Internet
1. Network Interface Card
Dalam memilih network interface
card, ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan. Pertimbangan –
pertimbangan ini sangat penting untuk di perhatikan, yaitu:
- Tipe jaringan seperti Ethernet LANs, Token Ring, atau Fiber Distributed Data Interface (FDDI).
- Tipe media seperti Twisted Pair, Coaxial, Fi-ber-Optic, dan Wireless.
- Tipe Bus seperti ISA dan PCI.
Gambar Network Interface Card
2. PCMCIA Network Interface Card
PCMCIA Card adalah jaringan yang digunakan untuk terhubung ke dalam sebuah jaringan tanpa menggunakan kabel.
Gambar PCMCIA Card
3. Modem
Modem adalah salah satu alat yang paling penting agar komputer dapat berkomunikasi melalui jaringan telekomunikasi ke internet.
Modem adalah singkatan dari modulator-demodulator. Modem
mengkonversikan sinyal data “1” dan “0” menjadi sinyal nada yang dapat
disalurkan melalui saluran telekomunikasi . modem biasanya di
klasifikasikan berdasarkan jumlah data yang dikirim pada satu waktu,
biasanya di ukur dalam satuan bit per detik, atau “bps”.
Berbagai modem yang cepat banyak
digunakan oleh pengguna internet pada saat ini terutama dikota-kota
besar di indonesia adalah modem kabel (contoh melalui TelkomSpeedy).
Penggunaan modem radio kecepatan tinggi juga cukup marak di indonesia
terutama dengan di kembangkannya teknologi “Wajanbolic e-goen” dan
teknologi RT/RW-net.
Di sisi operator telekomunikasi dan
internet banyak digunakan modem gelombang mikro (microwave) yang dapat
mengirimkan data pada kecepatan ratusan juta bit per detik dan teknologi
yang paling banyak digunakan untuk jarak jauh adalah menggunakan kabel
fiber optik termasuk untuk sambungan antar negara dan benua melalui
kabel laut. Modem optik dapat mengirimkan data pada kecepatan sekitar
satu miliar bit per detik.
Gambar Memasukan Kabel Telepon ke Modem Internal
Tampak pada gambar di atas adalah
modem internal komputer yang dapat di pasang ke slot yang ada di
komputer. Modem jenis ini biasanya digunakan untuk kabel telepon dan
harganya relatif murah. Pada beberapa modem jenis ini, terdapat dua
tempat colokan telepon agar dapat menyambungkan pesawat telepon ke modem
secara pararel.
Perangkat lunak yang ada di komputer
umumnya telah siap mendukung penggunaan modem internal ini. Jadi, kita
tidak perlu tambahkan perangkat lunak tambahan. Jenis modem untuk
telepon ini biasanya bekerja pada kecepatan maksimum 56 Kbps, dengan
kondisi jaringan telepon yang ada di indonesia kecepatan
rata-rata yang dapat dicapai sekitar 30 Kbps saja. Jenis mengakses
internet menggunakan kabel seluler adalah modem 3G. Modem 3G dapat
berupa handphone, atau berupa USB seperti flashdisk. Biasanya kita akan
membutuhkan perangkat lunak tambahan untuk menggunakan modem 3G di
komputer.
Gambar Modem 3G
Jenis modem lainnya yang semakin
hari semakin banyak digunakan di indonesia adalah modem ADSL,atau lebih
sering di kenal sebagai modem Speedy Telkom. Sebetulnya modem ADSL yang
banyak dipasaran tidak murni seperti modem internal yang dijelaskan di
atas. Modem ADSL yang banyak di indonesia merupakan gabungan dengan
router di dalam nya. Sebetulnya lebih tepat disebut router ADSL, tetapi
kebanyakan orang tetap menyebutnya modem ADSL.
Komputer akan tersambung ke modem
ADSL, biasanya melalui kabel jaringan lokal atau kabel Ethernet. Tidak
ada perangkat lunak khusus yang diperlukan untuk menyambungkan komputer
ke modem ADSL tersebut. Beberapa mode ADSL telah menyiapkan tempat
memasukan kabel jaringan Ethernet untuk sampai empat (4) komputer
sekaligus. Pada saat ini, Speedy Telkom di banyak tempat di Indonesia
telah menggunakan kecepatan 1 Mbps, di beberapa tempat masih
berkecepatan 384 Kbps.
Gambar Modem ADSL dengan peralatan pendukung yang siap di instalasi
4. HUB/Switch
HUB atau Switch digunakan untuk
menghubungkan setiap node dalam jaringan LAN. Peralatan ini sering di
gunakan pada topologi star dan extented star. Perbedaan antara HUB dan
Switch adalah kecepatan transfer datanya, yaitu 10:100 Mbps.
Gambar HUB atau Switch
5. Bridge
Bridge berfungsi untuk menghubungkan
dua jaringan yang memiliki segmen yang sama. Selain memperkuat sinyal
seperti yang dilakukan repeater, bridge juga melakukan transmisi ulang
paket data dari satu segmen ke segmen yang lainnya. Bridge berfungsi
untuk menghubungkan dan menggabungkan media jaringan yang tidak sama
seperti kabel unshield twisted pair (UTP) dan kabel fiber-optic, dan
untuk menggabungkan arsitektur jaringan yang berbeda seperti Token Ring
dan Ethernet. Bridge meregenerate sinyal tetapi jaringan yang sama
(eperti TCP/IP) harus berjalan kepada kedua segmen jaringan yang
terkoneksi ke bridge. Bridge dapat juga mendukung Simple Net-work
Management Protocol (SNMP), serta memiliki kemampuan diagnosa jaringan.
Bridge hadir dalam tiga tipe dasar,
yaitu Local, Remot, dan Wireless. Bridge local secara langsung
menghubungkan Local Area Network (LAN). Bridge Renote yang dapat
digunakan untuk membuat sebuah Wide Area Network (WAN) menghubungkan dua
atau lebih LAN. Sedangkan Wireless bridge dapat digunakan untuk
menggabungkan LAN atau menghubungkan mesin-mesin yang jauh ke suatu LAN.
Gambar Bridge dapat juga mendukung Simple Network Management Protocol (SNMP)
Bridge beroperasi mengenali alamat
MAC addres node asal yang mentransmisi data ke jaringan dan secara
otomatis membangun sebuah tabel routeing internal. Tabel ini digunakan
untuk menentukan ke segmen mana paket akan di route dan menyediakan
kemampuan penyaringan (filtering). Setelah mengetahui ke segmen mana
suatu paket hendak disampaikan, bridge akan melanjutkan pengiriman paket
secara langsung ke segmen tersebut. Jika bridge tidak mengenali alamat
tujuan paket, mana paket akan di forward ke semua segmen yang terkoneksi
kecuali segmen alamat asalnya dan jika alamat tujuan berada dalam
segmen yang sama dengan alamat asal, bridge akan menolak paket. Bridge
juga melanjutkan paket-paket broadcast ke semua segmen kecuali segmen
asalnya.
6. Router
Router berfungsi untuk menghubungkan
dua jaringan yang memiliki segmen yang berbeda, untuk membedakan router
dengan bridge, dapat di umpamakan bus antarkota. Bridge dapat
diibaratkan AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi), sedangkan router
diibaratkan AKAP (Antar Kota Antar Propinsi)
Gambar Router
Router banyak digunakan di dalam
internetwork yang besar menggunakan semua protocol TCP/IP dan untuk
menghubungkan semua host TCP/IP dan Local Area Network (LAN) ke internet
menggunakan dedicated leased line. Saat ini, masih banyak perusahaan
menggunakan router Cisco 2500 series untuk mengkoneksikan dua buah LAN
(WAN dengan anggota dua LAN), LAN ke ISP (Internet Service Provider).
Koneksi seperti ini menyebabkan semua workstation dapat terkoneksi ke
internet selama 24 jam. Router berisi tabel-tabel informasi internal
yang disebut label routering yang melakukan pencatatan terhadap semua
alamat jaringan yang diketahui dan lintasan yang mungkin dilalui. Router
membuat jalur paket-paket berdasarkan lintasan yang tersedia dan waktu
tempuhnya. Karena menggunakan alamat paket jaringan tujuan, router
bekerja hanya jika protocol yang dikonfigurasikan adalah protocol yang
routetabel seperti TCP/IP atau IPX/SPX. Ini bebeda dengan bridge yang
bersifat bridge yang bersifat protocol independent.
7. Repeater
Repeater berfungsi untuk memperkuat
sinyal dari sebuah jaringan kesegmen jaringan lainnya, repeater
bermanfaat untuk mengatasi keterbatasan panjang kabel karena sinyal yang
melemah setelah menempuh jarak tertentu dapat diperkuat kembali.
8. Crimping Tools
Crimping tools berguna untuk memotong, merapikan dan mengunci kabel UTP dalam melakukan instalasi Networking.
Gambar Crimping Tools
Ukuran Kecepatan Akses Internet
Ukuran Kecepatan Akses Internet
Ukuran Kecepatan Akses Internet
Dalam kehidupan sehari-hari, kalian tentu mengenal satuan kecepatan,
seperti meter per detik, kilometer per jam, dan lain sebagainya. Bila
spidometer mobil yang dikendarai oleh seorang sopir menunjukan 40
kilometer per jam, berarti jarak 40 kilometer dapat ditempuh oleh mobil
tersebut dalam waktu satu jam.
Di dalam jaringan internet, data dan informasi disalurkan dari satu
jaringan atau satu komputer ke komputer lain. Semakin besar
kecepatannya, makin cepat pula data dan informasi itu sampai.
Adapun satuan biner yang terkecil disebut bit. Bit terdiri dari angka 0
(off) dan 1 (on) dari angka atau karakter. Misalnya angka 1 desimal
(bilangan dasar sepuluh) disimbolkan dalam bentuk bilangan biner 8 bit
(atau disebut dengan istilah Byte) menjadi 0000 0001 biner, sedangkan
angka 2 desimal disimbolkan menjadi 0000 0010 biner.
Selanjutnya, kecepatan pergerakan data atau informasi pada media
penghubung dalam jaringan internetdiukur dengan satuan-satuan berikut:
1. Bit per second (bps)
Yaitu jumlah bit yang ditransfer dalam waktu satu detik. Bila kecepatan
transfer dihitung per karakter dalam satu detik, maka digunakan satuan
Byte per second (Bps). Satuan bps digunakan untuk menunjukkan bahwa
proses transfer data dilakukan secara serial, sedangkan Bps menunjukkan
bahwa proses transfer data dilakukan secara paralel. Pada umumnya satuan
kecepatan yang digunakan di dalam internet adalah bps.
2. Kilobit per second (Kbps)
Menunjukkan bahwa dalam satu detik dapat dikirim satu kilobit data.
Namun, satuan kilo di dalam perhitungan bit, tidak sama dengan 1000,
melainkan 1024 bit, atau setara dengan 128 angka atau huruf.
Adapun besaran satuan bit dari kelipatan kilobit per second, seperti
megabit per second (Mbps), gigabit per second (Gbps), terabit per second
(Tbps) adalah sebagai berikut:
1 Mbps = 1.024 x 1.024 = 1.048.576 bps
1 Gbps = 1.024 x 1.024 x 1.024 = 1.073.741.824 bps
1 Tbps = 1.024 x 1.024 x 1.024 x 1.024 = 1.099.511.627.776 bps
Ukuran Kecepatan Akses Internet Berdasarkan Saluran Yang Digunakan
1. Saluran Telepon Langsung (Dial-Up)
Menghubungkan komputer ke Internet menggunakan saluran telepon rumah
(dial-up) merupakan cara termudah untu mengakses internet. Kecepatan
akses dengan menggunakan dial-up dapat mencapai 56 kbps. Namun, biasanya
kurang dari kecepatan maksimal, terutama jika jaringan telepon yang
digunakan sedang sibuk.
Kelebihan dari koneksi internet menggunakan dial-up adalah jaringan yang
luas. Asalkan sudah terpasang telepon, kita dapat menggunakan akses
ini. Sedangkan kekurangan dari akses dial-up adalah harga yang masih
relatif mahal, kecepatan akses yang tidak stabil dan sangat tergantung
pada beban percakapan di jaringan telepon serta mobilitas akses yang
mengharuskan kita tetap pada satu tempat.
2. Teknologi ADSL (Asyimmetric Digital Subscriber Line)
Teknologi ADSL memungkinkan saluran telepon biasa digunakan untuk
melewatkan sinyal digital dengan kecepatan tinggi untuk mengirim data.
Hal ini memungkinkan kita mengakses internet dengan kecepatan tinggi
melalui saluran telepon. Koneksi ke internet dengan teknologi ADSL
memungkinkan kita men-download data-data dari internet dengan lebih
cepat dan efisien. ADSL mampu mengirimkan data-data sampai pada
kecepatan 2 Mbps ke pengguna yang berjarak 5 km dari sentral telepon.
3. GPRS (General Packet Radio Servise)
GPRS adalah teknologi pengiriman data dalam bentuk paket dengan
memamfaatkan gelombang radio. GPRS merupakan teknologi komonikasi
nirkabel generasi dua setengah (2,5G) yang merupakan perkembangan dari
teknologi GSM (2G). Sebagai tegnologi komonikasi nirkabel, kita dapat
memamfaatkan GPRS untuk mengakses internet dimana saja selama kita dalam
jangkauan sinyal GPRS. Kebutuhan industri akan komonikasi yang bergerak
menyebabkan GPRS menjadi salah satu teknologi komonikasi data yang
banyak diunakan saat ini. GPRS mempunyai kelajuan transfer data yang
cepat, yang dapat mencapai 115 kbps. Walaupun dalam praktiknya,
kecepatan transfer data GPRS masih berada pada 25-30 kbps.
4. WiFi (Wireless Fidelity)
WiFi adalah teknologi jaringan tanpa kabel yang menggunakan gelombang
elektromagnetik frekuensi tinggi untuk mengirimkan data. Frekuensi yang
digunakan oleh WiFi berada pada spektrum 2,4 Ghz.
Dengan menggunakan WiFi kita dapat mengakses internet dengan cepat. WiFi
mempunyai kemampuan akses internet hingga 11 Mbps. Namun kelemahannya,
akses internet hanya dapat dilakukan pada daerah sejauh 100 m dari titik
poinnya. Dan sampai saat ini hanya tempat-tempat tertentu saja yang
sudah dipasang titik poin.
5. WiBro (Wireless Broadband)
WiBro adalah teknologi tanpa kabel baru yang masih dalam tahap
pengembangan dan baru digunakan di beberapa negara dan belum dipasarkan
di Indonesia. Dibandingkan dengan WiFi, WiBro dapat diakses dari jarak 1
kilometer dari titik poinnya dengan kecepatan akses 512 Kbps. Akses
WiBro juga masih dapat dilakukan dari kendaraan yang bergerak dengan
kecepatan 60 km/jam.
6. 3G
Teknologi komunikasi generasi ketiga (3rd generation) atau lebih opuler
dengan nama 3G (dibaca:tri ji) adalah teknologi komunikasi nirkabel
(wireless) yang dirancang dengan kecepatan tinggi. Teknologi tersebut
merupakan pengembangan dari teknologi GSM yang kemudian berkembang
menjadi GPRS. Kelebihan dari akses internet menggunakan 3G adalah
menggunakan Bandwidth yang lebar, dan didukung oleh teknologi HSDPA
(High Speed Downlink Packet Access). Teknologi tersebut memungkinkan
akses internet mencapai 2,6 Mbps atau 40 kali lebih cepat dari akses
internet dengan dial-up.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecepatan Akses Internet
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecepatan Akses Internet
Banyak orang yang tidak mengetahui seberapa cepat koneksi internetnya, dan apa saja yang mempengaruhi kecepatan akses internetnya.Jika komputer anda dirumah atau di tempat anda bekerja terhubung atau terkoneksi dengan internet, berikut ini adalah beberapa hal yang mempengaruhi kecepatan akses internet anda :
- Kecepatan yang diberikan / ditawarkan ISP yang anda gunakan. Biasanya ISP (Internet Services Provider) memberikan beberapa penawaran tentang paket internetnya dengan kecepatan dan ketentuan yang berbeda satu sama lainnya. Pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan anda.
- Jenis dari koneksi internet yang anda gunakan
Perlu diketahui bahwa banyak cara agar kita dapat terhubung (terkoneksi) dengan internet, berikut ini adalah beberapa jenis koneksi yang biasa dipakai di Indonesia secara umum :- Dial Up : melalui sambungan kabel telephone rumah dengan modem biasa
- ADSL : melalui sambungan kabel telephone rumah dengan modem ADSL, jenis koneksi ini lebih cepat dari Dial Up
- GPRS : melalui modem Handphone atau mobile modem atau modem GSM atau CDMA, tidak begitu cepat dibandingkan dengan ADSL Modem
- Wireless: melalui Jaringan Wireless yang disediakan ISP, koneksi ini lebih cepat dari ADSL Modem tergantung dari berapa kecepatan yang diberikan ISP dan kemampuan perangkat wireless anda menangkap sinyal
- dst,,
- Komputer yang anda gunakan Komputer yang anda gunakan juga mempengaruhi kecepatan akses internet, semakin bagus spesifikasi komputer yang anda gunakan semakin baik koneksi internet anda.
- Sistem komputer anda Sistem pada komputer yang anda gunakan juga sangat berpengaruh terhadap kecepatan akses internet, seperti Operating System yang anda gunakan, sistem keamanan pada komputer anda terhadap serangan dari internet seperti trojan, virus, worm, dsb. Perlu diketahui sistem yang bersih akan berpengaruh pada kecepatan akses internet.
- Aplikasi browser yang anda gunakan. Aplikasi / program / software yang anda gunakan untuk browsing di internet juga berpengaruh terhadap kecepatan akses internet, ada banyak sekali aplikasi browser saat ini, pilihlah yang menurut para peneliti di internet browser tersebut cepat dan aman. Contohnya : Internet Explorer 8, Mozilla Firefox, Opera, Google Chrome, Netscape, Maxthon dan lain-lain.
Keamanan Data dalam Jaringan
Keamanan Data dalam Jaringan
07.41
2 comments
Data-data yang dkirimkan melalui jaringan computer dan internet sebagian adalah adalah data-data penting. Hal ini mengundang pihak lain untuk mencuri dan memanfaatkan data-data tersebut untuk keuntungan pribadinya. Tentu saja, pemanfaatan data-data tersebut akan merugikan pemilk data. Pencurian dan pemanfaaatan data-data oleh orang yang tidak berhak merupakan sebuah kejahatan.
Internet sangat berperan penting dalam kehidupan manusia saat ini.Banyak aktivitas yang dilakukan dengan memanfaatkan internet. Beberapa aktivitas yang saat ini sering digunakan adalah internet banking, belanja online, melamar pekerjaan, dan sebagainya.
Kita harus menyadari bahwa transaksi yang kita lakukan di internet, seperti menggunakan internet banking atau belanja di toko online menggunakan data-data penting. Data-data tersebut dikirim dari komputer kita ke komputer server penyedia layanan internet banking atau toko online. Sebelum sampai dikomputer server penyedia jasa layanan, data-data yang kita kirimkan akan melewati komputer-komputer yang ada di jaringan internet. Pada saat melewati jaringan internet tersebut data-data yang kita kirimkan rawan terhadap penyadapan.
Selain penyadapan, komputer yang kita gunakan dapat saja dijangkiti virus yang bekerja sebagai spyware. Spyware dapat merekam semu aktivitas yang dilakukan, tombol-tombol apa saja yang kita ketik, dan kemudian mengirimkannya kepada seseorang di internet.
Karena terhubung dalam sebuah jaringan internet, maka sebuah komputer rawan terhadap penyusupan dari luar. Jika seseorang dapat menyusup kesebuah komputer maka orang tersebut dapat mengambil data-data yang disimpan di komputer tersebut dan menggunakannya untuk keuntungan pribadi.
Keamanan data menjadi hal yang penting dalam komunikasi data yang dilakukan. Bila data user ID dan password internet banking, atau data kartu kredit kita jatuh ke tangan orang yang salah, bias saja orang tersebut akan memanfaatkan untuk hal-hal yang tidak bertanggung jawab. Tentu saja yang dirugikam adalah kita sendiri. Selain itu, pihak penyedia jasa layanan internet dan toko online harus memastikan bahwa data-data yang disimpan di komputer mereka aman dari penyusupan dan pencurian.
Ada dua bentuk aktivitas terhadap jaringan komputer, yaitu hacking dan cracking. Hacking adalah usaha memasuki sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi atau mencari kelemahan sisitem jaringan secara ilegal. Sedangkan cracking adalah usaha memasuki sebuah jaringan secara ilegal dengan maksud mencuri, mengubah, atau menghancurkan file atau data yang disimpan di komputer-komputer yang ada di jaringan tersebut. Pelaku hacking disebut dengan hacker, sedangkan pelaku cracking disebut dengan cracker.
Berdasarkan hasil penelitian, tidak ada jaringan komputer yang benar-benar aman dari serangan hacker, cracker, spam, e-mail bomb, dan virus computer. Yang dapat dilakukan adalah menjaga jangan sampai jaringan tersebut mudah ditembus, sambil terus berusaha meningkatkan system keamanan data dan jaringan.
Di sisi lain, para hacker dan cracker terus meningkatkan kemampuannya. Di internet kita dapat jumpai banyak sekali website yang memberikan informasi bagaimana menjadi seorang hacker dan cracker serta cara-cara membobol sebuah jaringan komputer.
Di internet kita dapat menjumpai ada banyak program atau utility yang digunakan sebagai alat oleh para hacker dan cracker, antara lain sebagai berikut.
IP Scanner, IP Sniffer, Network Analyzer, E-mail Bombs, Spamming, TCP Wrapper, Password Cracking, dan sebagainya. Dengan menggunakan tool-tool tersebut, seorang hacker dan cracker dapat melihat langsung kemampuan pengamanan dan keamanan sebuah jaringan komputer. Kemudian mereka memanfaatkan kelemahan jaringan komputer tersebut untuk melakukan penyusupan.
Ada beberapa metode atau cara kerja yang digunakan hacker dan cracker untuk menyusup ke sebuah jaringan komputer, antara lain sebagai berikut.
1. Spoofing
Bentuk penyusupan dengan cara memalsukan identitas user sehingga hacker bisa login ke sebuah jaringan komputer secara ilegal. Pemalsuan identitas user ini menyebabkan hacker bisa login seolah-olah sebagai user yang asli.
2. Scanner
Menggunakan sebuah program yang secara otomatis akan mendeteksi kelemahan sistem keamanan sebuah jaringan komputer di jaringan lokal ataupun komputer di jaringan lain. Cara ini memungkinkan seorang hacker yang berada di jepang dapat melihat kelemahan system keamanan sebuah jaringan komputer yang ada di Indonesia.
3. Sniffer
Program ini berfungsi sebagai penganalisis jaringan dan bekerja untuk memonitor jaringan komputer. Program tersebut mengatur kartu jaringan (LAN Card) untuk memonotor dan menangkap semua lalu lintas paket data yang melalui jaringan, tanpa mempedulikan kepada siapa paket data tersebut dikirimkan.
4. Password Craker
Program ini dapat membuka password yang sudah dienkripsi (dikodekan). Selain itu, ada juga password cracker yang bekerja dengan cara menghancurkan sistem keamanan password.
5. Destructive Devices
Program ini berupa virus yang dibuat untuk menghancurkan data-data.
Untuk menjaga keamanan data-data pada saat data tersebut dikirim dan pada saat data tersebut telah disimpan di jaringan komputer, maka dikembangkan beberapa teknik pengamana data. Beberapa teknik pengamanan data yang ada saat ini, antara lain sebagai berikut
1. Internet Firewall
Jaringan komputer yang terhubung ke internet perlu dilengkapi dengan Internet Firewall. Internet Firewall berfungsi untuk mencegah akses dari pihak luar ke sistem internal. Dengan demikian, data-data yang berada didalam jaringan computer tidak dapat diakses oleh pihak-pihak luar yang tidak bertanggung jawab.
Firewall bekerja dengan 2 cara, yaitu menggunakan filter dan proxy. Firewall filter menyaring komunikasi agar terjadi seperlunya saja, hanya aplikasi tertentu saja yang bisa lewat dan hanya komputer dengan identitas tertentu saja yang bisa berhubungan. Firewall proxy berarti mengizinkan pemakai dari dalam untuk mengakses internet seluas-luasnya, namun dari luar internet hanya dapat mengakses satu komputer tertentu saja.
2. Kriptografi
Kriptografi adalah seni menyandikan data. Data yang akan dikirim disandikan terlebih dahulu sebelum dikirim melalui internet. Di komputer tujuan, data tersebut dikembalikan ke bentuk aslinya, sehingga dapat dibaca dan dimengerti oleh penerima.
Data disandikan agar apabila ada pihak-pihak yang menyadap pengiriman data, pihak tersebut tidak dapat mengerti isi data yang dikirim karena masih berupa kata sandi. Dengan demikian, keamanan data dapat dijaga.
Ada dua proses yang terjadi dalam kriptografi, yaitu proses enkripsi dan dekripsi. Proses enkripsi adalah mengubah data asli menjadi data sandi. Sedangkn proses dekripsi adalah proses mengembalikan data sandi menjadi data aslinya. Data asli atau data yang akan disandikan disebut dengan plain teks. Sedangkan data hasil penyandian disebut dengan cipher teks. Proses enkripsi terjadi dikomputer pengirim, sebelum data tersebut dikirimkan. Sedangkan proses dekripsi terjadi dikomputer penerima sesaat setelah data diterima, sehingga penerima dapat mengerti data yang dikirim.
3. Secure Socket Layer (SSL)
Jalur pengiriman data lewat internet melalui banyak transisi dan dikuasai oleh banyak orang. Hal ini menyebabkan pengiriman data melalui internet rawan oleh penyadapan. Oleh karena itu, browser dilengkapi dengan Secure Socket Layer yang berfungsi untuk menyandikan data. Dengan cara ini, komputer-komputer yang berada diantara komputer pengirim dan penerima tidak dapat lagi membaca isi data.
Menurut penelitian, tidak ada jaringan komputer dan komunikasi data yang benar-benar aman. Teknologi-teknologi tersebut dibuat hanyalah untuk mengurangi risiko yang mungkin terjadi.
Perangkat Keras Utama
Perangkat Keras Utama
1. KomputerSpesifikasi minimal untuk PC (Personal Computer) atau laptop agar bisa diguakan untuk mengakses internet adalah :
- Processor Pentium III 500 Mhz
- Ram 64 MB
- VGA Card 4 MB
- Sound Card dan Speaker
- CD ROM
- Harddisk 10 GB
- Monitor CRT SVGA
2. Modem
Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.
Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog, ketika modem menerima data dari luar berupa sinyal analog, modem mengubahnya kembali ke sinyal digital supaya dapat diproses lebih lanjut oleh komputer. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio.
Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer.
Jenis-jenis modem berdasarkan beberapa kategori :
A. Berdasarkan letak di CPU Komputer
1. Modem eksternal
Modem yang ditempatkan di luar perangkat utama CPU. Modem ini terpisah dari PC dan dihubungkan melalui kabel LAN dan kabel USB, tergantung tipe modemnya.
2. Modem internal.
Merupakan modem yang dipasang dalam komputer terutama pada slot ekspansi yang tersedia dalam mainboard komputer. Rata-rata kecepatan modem internal untuk melakukan download adalah 56 Kbps.
B. Berdasarkan cara koneksi dengan ISP
1. Modem wireline atau wired adalah
Modem yang menggunakan media kabel untuk berkoneksi dengan ISP
2. Modem wireless adalah
Modem yang menggunakan media nirkabel (gelombang elektronik) untuk berkoneksi dengan ISP
C. Berdasarkan ISP yang digunakan
1. Modem ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line)
2. Modem DSL (Digital Subscriber Line)
3. Modem CDMA (Code division multiple access)
4. Modem GSM (Global System for Mobile Communication)
5. Modem Dial Up
3. Saluran Telepon
Saluran telpon juga merupakan perangkat keras yang penting dan diperlukan untuk menghubungkan komputer dengan internet. Penggunaan sauran telpon ini juga diikuti dengan penggunan modem dial up. Selain saluran telepon, untuk melakukan akses internet juga bisa dilakukan dengan menggunakan TV kabel. Untuk bisa mengakses internet menggunakan jaringan TV kabel maka modem yang dipakai adalah modem kabel.
Perangkat Keras Pendukung
Selain
ketiga perangkat utama di atas (computer, modem, saluran telpon)
terdapat juga beberapa perangkat keras pendukung akses internet. Antara
lain: 1. Hub / Switch
Hub adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan-peralatan dengan ethernet 10BaseT atau serat optik sehingga menjadikannya dalam satu segmen jaringan.
Switch jaringan (atau switch untuk singkatnya) adalah sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan (penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat MAC).
Switch jaringan dapat digunakan sebagai penghubung komputer atau router pada satu area yang terbatas, switch juga bekerja pada lapisan data link, cara kerja switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port bridge.
2. Repeater
Repeater adalah Repeater merupakan perangkat yang digunakan untuk menerima sinyal dan memancarkan kembali sinyal tersebut dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli, singkatnya repeater berfungsi untuk menguatkan sinyal agar sinyal dikirim sama dengan sinyal aslinya .
3. Bridge
Adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. bridge juga dapat digunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, seperti halnya antara media kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) dengan kabel serat optik atau dua buah arsitektur jaringan yang berbeda, seperti halnya antara Token Ring dan Ethernet.
4. Router
Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN.
Cara kerja router mirip dengan bridge jaringan, yakni mereka dapat meneruskan paket data jaringan dan dapat juga membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan. Akan tetapi, router berjalan pada lapisan ketiga pada model OSI (lapisan jaringan), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, seperti halnya alamat IP. Sementara itu, bridge jaringan berjalan pada lapisan kedua pada model OSI (lapisan data-link), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, yakni MAC address.
Lalu, kapan penggunaan bridge jaringan dilakukan dan kapan penggunakan router dilakukan? Bridge, sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang sama (sebagai contoh: segmen jaringan berbasis IP dengan segmen jaringan IP lainnya). Selain itu, bridge juga dapat digunakan ketika di dalam jaringan terdapat protokol-protokol yang tidak bisa melakukan routing, seperti halnya NetBEUI. Sementara itu, router sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang berebeda (seperti halnya untuk menghubungkan segmen jaringan IP dengan segmen jaringan IPX.) Secara umum, router lebih cerdas dibandingkan dengan bridge jaringan dan dapat meningkatkan bandwidth jaringan, mengingat router tidak meneruskan paket broadcast ke jaringan yang dituju. Dan, penggunaan router yang paling sering dilakukan adalah ketika kita hendak menghubungkan jaringan kita ke internet.
Langganan:
Komentar (Atom)






























