Rabu, 30 Oktober 2013

Alat – Alat dalam Jaringan Internet

Alat – Alat dalam Jaringan Internet

Alat – Alat dalam Jaringan Internet
1.       Network Interface Card
Dalam memilih network interface card, ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan. Pertimbangan – pertimbangan ini sangat penting untuk di perhatikan, yaitu:
-          Tipe jaringan seperti Ethernet LANs, Token Ring, atau Fiber Distributed Data Interface (FDDI).
-          Tipe media seperti Twisted Pair, Coaxial, Fi-ber-Optic, dan Wireless.
-          Tipe Bus seperti ISA dan PCI.

Gambar Network Interface Card
2.       PCMCIA Network Interface Card
PCMCIA Card adalah jaringan yang digunakan untuk terhubung ke dalam sebuah jaringan tanpa menggunakan kabel.
Gambar PCMCIA Card
3.       Modem
Modem adalah salah satu alat yang paling penting agar komputer dapat berkomunikasi melalui jaringan telekomunikasi ke  internet. Modem adalah singkatan dari modulator-demodulator. Modem mengkonversikan sinyal data “1” dan “0” menjadi sinyal nada yang dapat disalurkan melalui saluran telekomunikasi . modem biasanya di klasifikasikan berdasarkan jumlah data yang dikirim pada satu waktu, biasanya di ukur dalam satuan bit per detik, atau “bps”.
Berbagai modem yang cepat banyak digunakan oleh pengguna internet pada saat ini terutama dikota-kota besar di indonesia adalah modem kabel (contoh melalui TelkomSpeedy). Penggunaan modem radio kecepatan tinggi juga cukup marak di indonesia terutama dengan di kembangkannya teknologi “Wajanbolic e-goen” dan teknologi RT/RW-net.
Di sisi operator telekomunikasi dan internet banyak digunakan modem gelombang mikro (microwave) yang dapat mengirimkan data pada kecepatan ratusan juta bit per detik dan teknologi yang paling banyak digunakan untuk jarak jauh adalah menggunakan kabel fiber optik termasuk untuk sambungan antar negara dan benua melalui kabel laut. Modem optik dapat mengirimkan data pada kecepatan sekitar satu miliar bit per detik.
Gambar Memasukan Kabel Telepon ke Modem Internal
Tampak pada gambar di atas adalah modem internal komputer yang dapat di pasang ke slot yang ada di komputer. Modem jenis ini biasanya digunakan untuk kabel telepon dan harganya relatif murah. Pada beberapa modem jenis ini, terdapat dua tempat colokan telepon agar dapat menyambungkan pesawat telepon ke modem secara pararel.
Perangkat lunak yang ada di komputer umumnya telah siap mendukung penggunaan modem internal ini. Jadi, kita tidak perlu tambahkan perangkat lunak tambahan. Jenis modem untuk telepon ini biasanya bekerja pada kecepatan maksimum 56 Kbps, dengan kondisi jaringan telepon yang ada di indonesia  kecepatan rata-rata yang dapat dicapai sekitar 30 Kbps saja. Jenis mengakses internet menggunakan kabel seluler adalah modem 3G. Modem 3G dapat berupa handphone, atau berupa USB seperti flashdisk. Biasanya kita akan membutuhkan perangkat lunak tambahan untuk menggunakan modem 3G di komputer.
Gambar Modem 3G
Jenis modem lainnya yang semakin hari semakin banyak digunakan di indonesia adalah modem ADSL,atau lebih sering di kenal sebagai modem Speedy Telkom. Sebetulnya modem ADSL yang banyak dipasaran tidak murni seperti modem internal yang dijelaskan di atas. Modem ADSL yang banyak di indonesia merupakan gabungan dengan router di dalam nya. Sebetulnya lebih tepat disebut router ADSL, tetapi kebanyakan orang tetap menyebutnya modem ADSL.
Komputer akan tersambung ke modem ADSL, biasanya melalui kabel jaringan lokal atau kabel Ethernet. Tidak ada perangkat lunak khusus yang diperlukan untuk menyambungkan komputer ke modem ADSL tersebut. Beberapa mode ADSL telah menyiapkan tempat memasukan kabel jaringan Ethernet untuk sampai empat (4) komputer sekaligus. Pada saat ini, Speedy Telkom di banyak tempat di Indonesia telah menggunakan kecepatan 1 Mbps, di beberapa tempat masih berkecepatan 384 Kbps.
Gambar Modem ADSL dengan peralatan pendukung yang siap di instalasi
4.       HUB/Switch
HUB atau Switch digunakan untuk menghubungkan setiap node dalam jaringan LAN. Peralatan ini sering di gunakan pada topologi star dan extented star. Perbedaan antara HUB dan Switch adalah kecepatan transfer datanya, yaitu 10:100 Mbps.
Gambar HUB atau Switch
5.       Bridge
Bridge berfungsi untuk menghubungkan dua jaringan yang memiliki segmen yang sama. Selain memperkuat sinyal seperti yang dilakukan repeater, bridge juga melakukan transmisi ulang paket data dari satu segmen ke segmen yang lainnya. Bridge berfungsi untuk menghubungkan dan menggabungkan media jaringan yang tidak sama seperti kabel unshield twisted pair (UTP) dan kabel fiber-optic, dan untuk menggabungkan arsitektur jaringan yang berbeda seperti Token Ring dan Ethernet. Bridge meregenerate sinyal tetapi jaringan yang sama (eperti TCP/IP) harus berjalan kepada kedua segmen jaringan yang terkoneksi ke bridge. Bridge dapat juga mendukung Simple Net-work Management Protocol (SNMP), serta memiliki kemampuan diagnosa jaringan.
Bridge hadir dalam tiga tipe dasar, yaitu Local, Remot, dan Wireless. Bridge local secara langsung menghubungkan Local Area Network (LAN). Bridge Renote yang dapat digunakan untuk membuat sebuah Wide Area Network (WAN) menghubungkan dua atau lebih LAN. Sedangkan Wireless bridge dapat digunakan untuk menggabungkan LAN atau menghubungkan mesin-mesin yang jauh ke suatu LAN.
Gambar Bridge dapat juga mendukung Simple Network  Management Protocol (SNMP)
Bridge beroperasi mengenali alamat MAC addres node asal yang mentransmisi data ke jaringan dan secara otomatis membangun sebuah tabel routeing internal. Tabel ini digunakan untuk menentukan ke segmen mana paket akan di route dan menyediakan kemampuan penyaringan (filtering). Setelah mengetahui ke segmen mana suatu paket hendak disampaikan, bridge akan melanjutkan pengiriman paket secara langsung ke segmen tersebut. Jika bridge tidak mengenali alamat tujuan paket, mana paket akan di forward ke semua segmen yang terkoneksi kecuali segmen alamat asalnya dan jika alamat tujuan berada dalam segmen yang sama dengan alamat asal, bridge akan menolak paket. Bridge juga melanjutkan paket-paket broadcast ke semua segmen kecuali segmen asalnya.
6.       Router
Router berfungsi untuk menghubungkan dua jaringan yang memiliki segmen yang berbeda, untuk membedakan router dengan bridge, dapat di umpamakan bus antarkota. Bridge dapat diibaratkan AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi), sedangkan router diibaratkan AKAP (Antar Kota Antar Propinsi)
Gambar Router
Router banyak digunakan di dalam internetwork yang besar menggunakan semua protocol TCP/IP dan untuk menghubungkan semua host TCP/IP dan Local Area Network (LAN) ke internet menggunakan dedicated leased line. Saat ini, masih banyak perusahaan menggunakan router Cisco 2500 series untuk mengkoneksikan dua buah LAN (WAN dengan anggota dua LAN), LAN ke ISP (Internet Service Provider). Koneksi seperti ini menyebabkan semua workstation dapat terkoneksi ke internet selama 24 jam. Router berisi tabel-tabel informasi internal yang disebut label routering yang melakukan pencatatan terhadap semua alamat jaringan yang diketahui dan lintasan yang mungkin dilalui. Router membuat jalur paket-paket berdasarkan lintasan yang tersedia dan waktu tempuhnya. Karena menggunakan alamat paket jaringan tujuan, router bekerja hanya jika protocol yang dikonfigurasikan adalah protocol yang routetabel seperti TCP/IP atau IPX/SPX. Ini bebeda dengan bridge yang bersifat bridge yang bersifat protocol independent.
7.       Repeater
Repeater berfungsi untuk memperkuat sinyal dari sebuah jaringan kesegmen jaringan lainnya, repeater bermanfaat untuk mengatasi keterbatasan panjang kabel karena sinyal yang melemah setelah menempuh jarak tertentu dapat diperkuat kembali.
8.       Crimping Tools
Crimping tools berguna untuk memotong, merapikan dan mengunci kabel UTP dalam melakukan instalasi Networking.
Gambar Crimping Tools

Ukuran Kecepatan Akses Internet

Ukuran Kecepatan Akses Internet

Ukuran Kecepatan Akses Internet 
Dalam kehidupan sehari-hari, kalian tentu mengenal satuan kecepatan, seperti meter per detik, kilometer per jam, dan lain sebagainya. Bila spidometer mobil yang dikendarai oleh seorang sopir menunjukan 40 kilometer per jam, berarti jarak 40 kilometer dapat ditempuh oleh mobil tersebut dalam waktu satu jam.
Di dalam jaringan internet, data dan informasi disalurkan dari satu jaringan atau satu komputer ke komputer lain. Semakin besar kecepatannya, makin cepat pula data dan informasi itu sampai.
Adapun satuan biner yang terkecil disebut bit. Bit terdiri dari angka 0 (off) dan 1 (on) dari angka atau karakter. Misalnya angka 1 desimal (bilangan dasar sepuluh) disimbolkan dalam bentuk bilangan biner 8 bit (atau disebut dengan istilah Byte) menjadi 0000 0001 biner, sedangkan angka 2 desimal disimbolkan menjadi 0000 0010 biner.
Selanjutnya, kecepatan pergerakan data atau informasi pada media penghubung dalam jaringan internetdiukur dengan satuan-satuan berikut:
1. Bit per second (bps)
Yaitu jumlah bit yang ditransfer dalam waktu satu detik. Bila kecepatan transfer dihitung per karakter dalam satu detik, maka digunakan satuan Byte per second (Bps). Satuan bps digunakan untuk menunjukkan bahwa proses transfer data dilakukan secara serial, sedangkan Bps menunjukkan bahwa proses transfer data dilakukan secara paralel. Pada umumnya satuan kecepatan yang digunakan di dalam internet adalah bps.
2. Kilobit per second (Kbps)
Menunjukkan bahwa dalam satu detik dapat dikirim satu kilobit data. Namun, satuan kilo di dalam perhitungan bit, tidak sama dengan 1000, melainkan 1024 bit, atau setara dengan 128 angka atau huruf.
Adapun besaran satuan bit dari kelipatan kilobit per second, seperti megabit per second (Mbps), gigabit per second (Gbps), terabit per second (Tbps) adalah sebagai berikut:
1 Mbps = 1.024 x 1.024 = 1.048.576 bps
1 Gbps = 1.024 x 1.024 x 1.024 = 1.073.741.824 bps
1 Tbps = 1.024 x 1.024 x 1.024 x 1.024 = 1.099.511.627.776 bps 
Ukuran Kecepatan Akses Internet Berdasarkan Saluran Yang Digunakan
1. Saluran Telepon Langsung (Dial-Up)
Menghubungkan komputer ke Internet menggunakan saluran telepon rumah (dial-up) merupakan cara termudah untu mengakses internet. Kecepatan akses dengan menggunakan dial-up dapat mencapai 56 kbps. Namun, biasanya kurang dari kecepatan maksimal, terutama jika jaringan telepon yang digunakan sedang sibuk.
Kelebihan dari koneksi internet menggunakan dial-up adalah jaringan yang luas. Asalkan sudah terpasang telepon, kita dapat menggunakan akses ini. Sedangkan kekurangan dari akses dial-up adalah harga yang masih relatif mahal, kecepatan akses yang tidak stabil dan sangat tergantung pada beban percakapan di jaringan telepon serta mobilitas akses yang mengharuskan kita tetap pada satu tempat.
2. Teknologi ADSL (Asyimmetric Digital Subscriber Line)
Teknologi ADSL memungkinkan saluran telepon biasa digunakan untuk melewatkan sinyal digital dengan kecepatan tinggi untuk mengirim data. Hal ini memungkinkan kita mengakses internet dengan kecepatan tinggi melalui saluran telepon. Koneksi ke internet dengan teknologi ADSL memungkinkan kita men-download data-data dari internet dengan lebih cepat dan efisien. ADSL mampu mengirimkan data-data sampai pada kecepatan 2 Mbps ke pengguna yang berjarak 5 km dari sentral telepon.
3. GPRS (General Packet Radio Servise)
GPRS adalah teknologi pengiriman data dalam bentuk paket dengan memamfaatkan gelombang radio. GPRS merupakan teknologi komonikasi nirkabel generasi dua setengah (2,5G) yang merupakan perkembangan dari teknologi GSM (2G). Sebagai tegnologi komonikasi nirkabel, kita dapat memamfaatkan GPRS untuk mengakses internet dimana saja selama kita dalam jangkauan sinyal GPRS. Kebutuhan industri akan komonikasi yang bergerak menyebabkan GPRS menjadi salah satu teknologi komonikasi data yang banyak diunakan saat ini. GPRS mempunyai kelajuan transfer data yang cepat, yang dapat mencapai 115 kbps. Walaupun dalam praktiknya, kecepatan transfer data GPRS masih berada pada 25-30 kbps.
4. WiFi (Wireless Fidelity)
WiFi adalah teknologi jaringan tanpa kabel yang menggunakan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi untuk mengirimkan data. Frekuensi yang digunakan oleh WiFi berada pada spektrum 2,4 Ghz.
Dengan menggunakan WiFi kita dapat mengakses internet dengan cepat. WiFi mempunyai kemampuan akses internet hingga 11 Mbps. Namun kelemahannya, akses internet hanya dapat dilakukan pada daerah sejauh 100 m dari titik poinnya. Dan sampai saat ini hanya tempat-tempat tertentu saja yang sudah dipasang titik poin.
5. WiBro (Wireless Broadband)
WiBro adalah teknologi tanpa kabel baru yang masih dalam tahap pengembangan dan baru digunakan di beberapa negara dan belum dipasarkan di Indonesia. Dibandingkan dengan WiFi, WiBro dapat diakses dari jarak 1 kilometer dari titik poinnya dengan kecepatan akses 512 Kbps. Akses WiBro juga masih dapat dilakukan dari kendaraan yang bergerak dengan kecepatan 60 km/jam.
6. 3G 
Teknologi komunikasi generasi ketiga (3rd generation) atau lebih opuler dengan nama 3G (dibaca:tri ji) adalah teknologi komunikasi nirkabel (wireless) yang dirancang dengan kecepatan tinggi. Teknologi tersebut merupakan pengembangan dari teknologi GSM yang kemudian berkembang menjadi GPRS. Kelebihan dari akses internet menggunakan 3G adalah menggunakan Bandwidth yang lebar, dan didukung oleh teknologi HSDPA (High Speed Downlink Packet Access). Teknologi tersebut memungkinkan akses internet mencapai 2,6 Mbps atau 40 kali lebih cepat dari akses internet dengan dial-up.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecepatan Akses Internet

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecepatan Akses Internet

Banyak orang yang tidak mengetahui seberapa cepat koneksi internetnya, dan apa saja yang mempengaruhi kecepatan akses internetnya.
Jika komputer anda dirumah atau di tempat anda bekerja terhubung atau terkoneksi dengan internet, berikut ini adalah beberapa hal yang mempengaruhi kecepatan akses internet anda :
  1. Kecepatan yang diberikan / ditawarkan ISP yang anda gunakan.
  2. Biasanya ISP (Internet Services Provider) memberikan beberapa penawaran tentang paket internetnya dengan kecepatan dan ketentuan yang berbeda satu sama lainnya. Pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan anda.
  3. Jenis dari koneksi internet yang anda gunakan
    Perlu diketahui bahwa banyak cara agar kita dapat terhubung (terkoneksi) dengan internet, berikut ini adalah beberapa jenis koneksi yang biasa dipakai di Indonesia secara umum : 
    • Dial Up : melalui sambungan kabel telephone rumah dengan modem biasa
    • ADSL     : melalui sambungan kabel telephone rumah dengan modem ADSL, jenis koneksi ini lebih cepat dari Dial Up
    • GPRS     : melalui modem Handphone atau mobile modem atau modem GSM atau CDMA, tidak begitu cepat dibandingkan dengan ADSL Modem
    • Wireless: melalui Jaringan Wireless yang disediakan ISP, koneksi ini lebih cepat dari ADSL Modem tergantung dari berapa kecepatan yang diberikan ISP dan kemampuan perangkat wireless anda menangkap sinyal
    • dst,,
  4. Komputer yang anda gunakan
  5. Komputer yang anda gunakan juga mempengaruhi kecepatan akses internet, semakin bagus spesifikasi komputer yang anda gunakan semakin baik koneksi internet anda.
  6. Sistem komputer anda
  7. Sistem pada komputer yang anda gunakan juga sangat berpengaruh terhadap kecepatan akses internet, seperti Operating System yang anda gunakan, sistem keamanan pada komputer anda terhadap serangan dari internet seperti trojan, virus, worm, dsb. Perlu diketahui sistem yang bersih akan berpengaruh pada kecepatan akses internet.
  8. Aplikasi browser yang anda gunakan.
  9. Aplikasi / program / software yang anda gunakan untuk browsing di internet juga berpengaruh terhadap kecepatan akses internet, ada banyak sekali aplikasi browser saat ini, pilihlah yang menurut para peneliti di internet browser tersebut cepat dan aman. Contohnya : Internet Explorer 8, Mozilla Firefox, Opera, Google Chrome, Netscape, Maxthon dan lain-lain.

Keamanan Data dalam Jaringan


Keamanan Data dalam Jaringan



Data-data yang dkirimkan melalui jaringan computer dan internet sebagian adalah adalah data-data penting. Hal ini mengundang pihak lain untuk mencuri dan memanfaatkan data-data tersebut untuk keuntungan pribadinya. Tentu saja, pemanfaatan data-data tersebut akan merugikan pemilk data. Pencurian dan pemanfaaatan data-data oleh orang yang tidak berhak merupakan sebuah kejahatan.

Internet sangat berperan penting dalam kehidupan manusia saat ini.Banyak aktivitas yang dilakukan dengan memanfaatkan internet. Beberapa aktivitas yang saat ini sering digunakan adalah internet banking, belanja online, melamar pekerjaan, dan sebagainya.
Kita harus menyadari bahwa transaksi yang kita lakukan di internet, seperti menggunakan internet banking atau belanja di toko online menggunakan data-data penting. Data-data tersebut dikirim dari komputer kita ke komputer server penyedia layanan internet banking atau toko online. Sebelum sampai dikomputer server penyedia jasa layanan, data-data yang kita kirimkan akan melewati komputer-komputer yang ada di jaringan internet. Pada saat melewati jaringan internet tersebut data-data yang kita kirimkan rawan terhadap penyadapan.
Selain penyadapan, komputer yang kita gunakan dapat saja dijangkiti virus yang bekerja sebagai spyware. Spyware dapat merekam semu aktivitas yang dilakukan, tombol-tombol apa saja yang kita ketik, dan kemudian mengirimkannya kepada seseorang di internet.
Karena terhubung dalam sebuah jaringan internet, maka sebuah komputer rawan terhadap penyusupan dari luar. Jika seseorang dapat menyusup kesebuah komputer maka orang tersebut dapat mengambil data-data yang disimpan di komputer tersebut dan menggunakannya untuk keuntungan pribadi.
Keamanan data menjadi hal yang penting dalam komunikasi data yang dilakukan. Bila data user ID dan password internet banking, atau data kartu kredit kita jatuh ke tangan orang yang salah, bias saja orang tersebut akan memanfaatkan untuk hal-hal yang tidak bertanggung jawab. Tentu saja yang dirugikam adalah kita sendiri. Selain itu, pihak penyedia jasa layanan internet dan toko online harus memastikan bahwa data-data yang disimpan di komputer mereka aman dari penyusupan dan pencurian.
Ada dua bentuk aktivitas terhadap jaringan komputer, yaitu hacking dan cracking. Hacking adalah usaha memasuki sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi atau mencari kelemahan sisitem jaringan secara ilegal. Sedangkan cracking adalah usaha memasuki sebuah jaringan secara ilegal dengan maksud mencuri, mengubah, atau menghancurkan file atau data yang disimpan di komputer-komputer yang ada di jaringan tersebut. Pelaku hacking disebut dengan hacker, sedangkan pelaku cracking disebut dengan cracker.
Berdasarkan hasil penelitian, tidak ada jaringan komputer yang benar-benar aman dari serangan hacker, cracker, spam, e-mail bomb, dan virus computer. Yang dapat dilakukan adalah menjaga jangan sampai jaringan tersebut mudah ditembus, sambil terus berusaha meningkatkan system keamanan data dan jaringan.
Di sisi lain, para hacker dan cracker terus meningkatkan kemampuannya. Di internet kita dapat jumpai banyak sekali website yang memberikan informasi bagaimana menjadi seorang hacker dan cracker serta cara-cara membobol sebuah jaringan komputer.
Di internet kita dapat menjumpai ada banyak program atau utility yang digunakan sebagai alat oleh para hacker dan cracker, antara lain sebagai berikut.




IP Scanner, IP Sniffer, Network Analyzer, E-mail Bombs, Spamming, TCP Wrapper, Password Cracking, dan sebagainya. Dengan menggunakan tool-tool tersebut, seorang hacker dan cracker dapat melihat langsung kemampuan pengamanan dan keamanan sebuah jaringan komputer. Kemudian mereka memanfaatkan kelemahan jaringan komputer tersebut untuk melakukan penyusupan.

Ada beberapa metode atau cara kerja yang digunakan hacker dan cracker untuk menyusup ke sebuah jaringan komputer, antara lain sebagai berikut.

1. Spoofing
Bentuk penyusupan dengan cara memalsukan identitas user sehingga hacker bisa login ke sebuah jaringan komputer secara ilegal. Pemalsuan identitas user ini menyebabkan hacker bisa login seolah-olah sebagai user yang asli.
2. Scanner
Menggunakan sebuah program yang secara otomatis akan mendeteksi kelemahan sistem keamanan sebuah jaringan komputer di jaringan lokal ataupun komputer di jaringan lain. Cara ini memungkinkan seorang hacker yang berada di jepang dapat melihat kelemahan system keamanan sebuah jaringan komputer yang ada di Indonesia.
3. Sniffer
Program ini berfungsi sebagai penganalisis jaringan dan bekerja untuk memonitor jaringan komputer. Program tersebut mengatur kartu jaringan (LAN Card) untuk memonotor dan menangkap semua lalu lintas paket data yang melalui jaringan, tanpa mempedulikan kepada siapa paket data tersebut dikirimkan.
4. Password Craker
Program ini dapat membuka password yang sudah dienkripsi (dikodekan). Selain itu, ada juga password cracker yang bekerja dengan cara menghancurkan sistem keamanan password.
5. Destructive Devices
Program ini berupa virus yang dibuat untuk menghancurkan data-data.
Untuk menjaga keamanan data-data pada saat data tersebut dikirim dan pada saat data tersebut telah disimpan di jaringan komputer, maka dikembangkan beberapa teknik pengamana data. Beberapa teknik pengamanan data yang ada saat ini, antara lain sebagai berikut

1. Internet Firewall
Jaringan komputer yang terhubung ke internet perlu dilengkapi dengan Internet Firewall. Internet Firewall berfungsi untuk mencegah akses dari pihak luar ke sistem internal. Dengan demikian, data-data yang berada didalam jaringan computer tidak dapat diakses oleh pihak-pihak luar yang tidak bertanggung jawab.
Firewall bekerja dengan 2 cara, yaitu menggunakan filter dan proxy. Firewall filter menyaring komunikasi agar terjadi seperlunya saja, hanya aplikasi tertentu saja yang bisa lewat dan hanya komputer dengan identitas tertentu saja yang bisa berhubungan. Firewall proxy berarti mengizinkan pemakai dari dalam untuk mengakses internet seluas-luasnya, namun dari luar internet hanya dapat mengakses satu komputer tertentu saja.

2. Kriptografi
Kriptografi adalah seni menyandikan data. Data yang akan dikirim disandikan terlebih dahulu sebelum dikirim melalui internet. Di komputer tujuan, data tersebut dikembalikan ke bentuk aslinya, sehingga dapat dibaca dan dimengerti oleh penerima.
Data disandikan agar apabila ada pihak-pihak yang menyadap pengiriman data, pihak tersebut tidak dapat mengerti isi data yang dikirim karena masih berupa kata sandi. Dengan demikian, keamanan data dapat dijaga.
Ada dua proses yang terjadi dalam kriptografi, yaitu proses enkripsi dan dekripsi. Proses enkripsi adalah mengubah data asli menjadi data sandi. Sedangkn proses dekripsi adalah proses mengembalikan data sandi menjadi data aslinya. Data asli atau data yang akan disandikan disebut dengan plain teks. Sedangkan data hasil penyandian disebut dengan cipher teks. Proses enkripsi terjadi dikomputer pengirim, sebelum data tersebut dikirimkan. Sedangkan proses dekripsi terjadi dikomputer penerima sesaat setelah data diterima, sehingga penerima dapat mengerti data yang dikirim.

3. Secure Socket Layer (SSL)
Jalur pengiriman data lewat internet melalui banyak transisi dan dikuasai oleh banyak orang. Hal ini menyebabkan pengiriman data melalui internet rawan oleh penyadapan. Oleh karena itu, browser dilengkapi dengan Secure Socket Layer yang berfungsi untuk menyandikan data. Dengan cara ini, komputer-komputer yang berada diantara komputer pengirim dan penerima tidak dapat lagi membaca isi data.

Menurut penelitian, tidak ada jaringan komputer dan komunikasi data yang benar-benar aman. Teknologi-teknologi tersebut dibuat hanyalah untuk mengurangi risiko yang mungkin terjadi.

Perangkat Keras Utama

Perangkat Keras Utama
1. Komputer

Spesifikasi minimal untuk PC (Personal Computer) atau laptop agar bisa diguakan untuk mengakses internet adalah :
    - Processor Pentium III 500 Mhz
    - Ram 64 MB
    - VGA Card 4 MB
    - Sound Card dan Speaker
    - CD ROM
    - Harddisk 10 GB
    - Monitor CRT SVGA

2. Modem

Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.

Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog, ketika modem menerima data dari luar berupa sinyal analog, modem mengubahnya kembali ke sinyal digital supaya dapat diproses lebih lanjut oleh komputer. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio.

Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer.

Jenis-jenis modem berdasarkan beberapa kategori :

A. Berdasarkan letak di CPU Komputer
     1. Modem eksternal

         Modem yang ditempatkan di luar perangkat utama CPU. Modem ini terpisah dari PC dan dihubungkan melalui kabel LAN dan kabel USB, tergantung tipe modemnya.
     2. Modem internal.

         Merupakan modem yang dipasang dalam komputer terutama pada slot ekspansi yang tersedia dalam mainboard komputer. Rata-rata kecepatan modem internal untuk melakukan download adalah 56 Kbps.

  B. Berdasarkan cara koneksi dengan ISP
     1. Modem wireline atau wired adalah
         Modem yang menggunakan media kabel untuk berkoneksi dengan ISP
     2. Modem wireless adalah
         Modem yang menggunakan media nirkabel (gelombang elektronik) untuk berkoneksi dengan ISP
  C. Berdasarkan ISP yang digunakan
     1. Modem ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line)
     2. Modem DSL (Digital Subscriber Line)
     3. Modem CDMA (Code division multiple access)
     4. Modem GSM (Global System for Mobile Communication)
     5. Modem Dial Up

3. Saluran Telepon
Saluran telpon juga merupakan perangkat keras yang penting dan diperlukan untuk menghubungkan komputer dengan internet. Penggunaan sauran telpon ini juga diikuti dengan penggunan modem dial up. Selain saluran telepon, untuk melakukan akses internet juga bisa dilakukan dengan menggunakan TV kabel. Untuk bisa mengakses internet menggunakan jaringan TV kabel maka modem yang dipakai adalah modem kabel.

Perangkat Keras Pendukung
Selain ketiga perangkat utama di atas (computer, modem, saluran telpon) terdapat juga beberapa perangkat keras pendukung akses internet. Antara lain:

1. Hub / Switch

Hub adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan-peralatan dengan ethernet 10BaseT atau serat optik sehingga menjadikannya dalam satu segmen jaringan.



Switch jaringan (atau switch untuk singkatnya) adalah sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan (penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat MAC).
Switch jaringan dapat digunakan sebagai penghubung komputer atau router pada satu area yang terbatas, switch juga bekerja pada lapisan data link, cara kerja switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port bridge.

2. Repeater

Repeater adalah Repeater merupakan perangkat yang digunakan untuk menerima sinyal dan memancarkan kembali sinyal tersebut dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli, singkatnya repeater berfungsi untuk menguatkan sinyal agar sinyal dikirim sama dengan sinyal aslinya .

3. Bridge
Adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. bridge juga dapat digunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, seperti halnya antara media kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) dengan kabel serat optik atau dua buah arsitektur jaringan yang berbeda, seperti halnya antara Token Ring dan Ethernet.

4. Router
Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN.

Cara kerja router mirip dengan bridge jaringan, yakni mereka dapat meneruskan paket data jaringan dan dapat juga membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan. Akan tetapi, router berjalan pada lapisan ketiga pada model OSI (lapisan jaringan), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, seperti halnya alamat IP. Sementara itu, bridge jaringan berjalan pada lapisan kedua pada model OSI (lapisan data-link), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, yakni MAC address.

Lalu, kapan penggunaan bridge jaringan dilakukan dan kapan penggunakan router dilakukan? Bridge, sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang sama (sebagai contoh: segmen jaringan berbasis IP dengan segmen jaringan IP lainnya). Selain itu, bridge juga dapat digunakan ketika di dalam jaringan terdapat protokol-protokol yang tidak bisa melakukan routing, seperti halnya NetBEUI. Sementara itu, router sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang berebeda (seperti halnya untuk menghubungkan segmen jaringan IP dengan segmen jaringan IPX.) Secara umum, router lebih cerdas dibandingkan dengan bridge jaringan dan dapat meningkatkan bandwidth jaringan, mengingat router tidak meneruskan paket broadcast ke jaringan yang dituju. Dan, penggunaan router yang paling sering dilakukan adalah ketika kita hendak menghubungkan jaringan kita ke internet.

(Internet Service Provider)

Apa itu ISP (Internet Service Provider)







 
Isi :
1. ISP
2. Prosedur berlangganan
3. Jalur/media koneksi dari pelanggan ke isp
4. Alat yang diperlukan pelanggan
5. Biaya bulanan
1. ISP (Internet Service Provider)
Pengertian :
ISP (Internet Service Provider) adalah perusahaan atau badan usaha yang menjual koneksi internet atau sejenisnya kepada pelanggan. ISP awalnya sangat identik dengan jaringan telepon, karena dulu ISP menjual koneksi atau access internet melalui jaringan telepon. Seperti salah satunya adalah telkomnet instant dari Telkom.
Sekarang, dengan perkembangan teknologi ISP itu berkembang tidak hanya dengan menggunakan jaringan telepon tapi juga menggunakan teknologi seperti fiber optic dan wireless.
Di Bali, denpasar pada khususnya ISP dengan teknologi wireless paling banyak tumbuh.

Karena teknologi ini “paling murah”. Tidak perlu membangun jaringan kabel, mudah dipindahkan, tidak ada biaya ijin dan lain-lain.
Lalu gimana sebenarnya kerja internet dengan adanya ISP ini?
ISP terkoneksi satu sama lain dalam Internet Exchange, interkoneksi.
Sebagian besar ISP memerlukan upstream. Upstream itu adalah istilah dari penyedia koneksi dari ISP tersebut. Jadi ISP juga berlangganan dengan ISP yang lain.
ISP yang tidak memiliki upstream disebut Tier1, tier1 hanya memiliki pelanggan dan interkoneksi, Channel-11 akan menjadi Tier1 pada saat mati.
Hanya ada 9 ISP yang tergolong Tier 1 di dunia ini
Yaitu :
List Tier 2 ISP yang paling berpengaruh di dunia :
2. Prosedur berlangganan
Pelanggan yang berlangganan dengan sebuah ISP harus mengikuti aturan-aturan berlangganan yang ditetapkan oleh ISP tersebut. Biasanya masing-masing ISP memiliki kebijakan-kebijakan tersendiri namun pada umumnya ISP-ISP tersebut melarang pelanggan untuk menggunakan koneksi internet untuk keperluan-keperluan yang negative dan melanggar hukum.
Kita mungkin sudah kenal dengan Telkomnet instant, produk layanan internet ini adalah salah satu produk internet yang sudah cukup lama hadir di masyarakat. Pemakai sangat gampang dalam melakukan koneksi ke internet, cukup sediakan sebuah modem yang terhubung ke PC dan line telepon, pelanggan langsung bisa melakukan koneksi dengan mudah, cukup dial nomer tertentu masukkan username dan password, beres�.

 
Tipe layanan dari ISP biasanya dapat kita kategorikan menjadi 2 bagian yaitu :
 
1. Dial on demand Internet
Dial on demand ini adalah layanan internet dimana pelanggan tidak terkoneksi secara terus menerus ke internet. Pelanggan akan dibebani biaya berdasarkan lamanya mereka terkoneksi ke internet.
Contoh layanan internet dial on demand adalah : Telkomnet instant dari Telkom, layanan-layanan dial up dari ISP yang lain, juga beberapa layanan dari ISP wireless local.
 

2. Dedicated Internet
Pelanggan yang menggunakan dedicated internet akan terhubung terus dengan internet 24/7. Sistem pembayaran dari layanan ini juga biasanya dilakukan per bulan dimana pelanggan akan membayar sesuai dengan paket yang ditawarkan, baik selama sebulan tersebut pengguna memang benar menggunakan internet 24 jam penuh atau tidak.
Sistem dedicated ini biasanya mahal, dan biasanya untuk menekan biaya langganan, ISP memberikan beberapa metode untuk menekan harga misalnya dengan membatasi jumlah data yang boleh didownload dan diupload oleh pelanggan selama 1 bulan. Jumlah batasan data ini biasanya disebut dengan quota.
Contoh layanan internet dedicated internet adalah layanan-layanan dari Channel 11, ERA AKSES, Speedy dari Telkom dan layanan-layanan dari ISP wireless local.
   
3. Media koneksi
Seperti yang sudah kita bahas minggu lalu bahwa untuk bisa melakukan koneksi ke suatu jaringan maka kita perlu suatu media perantara.
Media koneksi yang paling umum digunakan oleh ISP adalah menggunakan :
  a . Wire (kabel)
Kabel. Kabel telepon, kabel coaxial, kabel fiber optic, kabel listrik, kabel UTP, pokoknya kabel.
b. Wireless
Ngga pake banyak kabel. Kabel tetap digunakan namun sebagian besar jalur koneksi menggunakan frekuensi. Biasanya menggunakan frekuensi yang dibebaskan penggunaannya di suatu Negara. Di Indonesia frekuensi yang bebas digunakan adalah frekuensi 2,4Ghz. Jadi dari pelanggan akan menggunakan radio wireless dengan frekuensi 2,4Ghz untuk berhubungan dengan ISP mereka.

 
4. Alat yang dibutuhkan pelanggan
Modem
Perangkat wireless dan router
 
5. Biaya bulanan
Tergantung dari kecepatan/bandwidth
 
6. Daleman dari ISP
Apa sih isi dari ISP itu?
ISP itu isinya adalah orang dan peralatan-peralatan yang diperlukan untuk memberikan service koneksi internet kepada pelanggan-pelanggannya
Peralatan-peralatan tersebut biasanya berupa server, router, peralatan-peralatan untuk koneksi ke pelanggan-pelanggannya dan peralatan-peralatan interkoneksi mereka ke upstream.
Biasanya ISP bekerja sama dengan operator jaringan dalam menjalankan usahanya. Jadi ada juga ISP yang tidak memiliki peralatan jaringan. Mereka hanya punya SDM untuk penjualan, customer support dan billing atau penagihan. Sisanya, mulai bandwidth, system jaringan, diserahkan kepada operator jaringan.
Misalnya saya adalah sebuah ISP bekerja sama dengan pemilik jaringan telepon untuk membuat system koneksi internet dial up. Saya juga membeli bandwidth dari pemilik jaringan telepon tersebut dan saya terima beres semuanya. Setelah itu saya tinggal menjual produk internet dial up tersebut, menyediakan system customer support dan menangani pembayaran.
 
7. FAQ tentang ISP
Pertanyaan-pertanyaan yang sering saya jumpai :
 
1. Mengapa ISP tidak bisa membersihkan virus?
Yang bisa membersihkan virus adalah sebuah program antivirus. Antivirus hanya bisa mengidentifikasikan atau menebak sebuah file/data/program itu adalah virus, jika file/data/program itu sudah utuh.
Sedangkan file/data/program yang diterima dan dilewatkan oleh ISP itu adalah dalam bentuk pecahan.
   
 
2. ISP yang bagus :
Kriteria apa sih yang bisa dipakai acuan oleh calon pengguna internet ?
   
a. Sudah Berijin atau ISP nya sudah legal belum?
Harus ditanyakan. Karena banyak sekali saat ini ISP-ISP yang beroperasi atau jualan tanpa mengantongi ijin. Kebanyakan ISP-ISP wireless.
Jadi calon pelanggan harus lebih awas sebelum memutuskan berlangganan dengan sebuah ISP.
Pelanggan berhak menanyakan apakah ISP tersebut sudah mengantongi ijin operasional atau belum?
Nomer ijinnya berapa?
Biasanya ISP yang berijin punya nomer ijin seperti berikut Ijin ISP Kep.Dirjen POSTEL No. 295/DIRJEN/2006
Ini penting mengingat, ISP-ISP illegal ini biasanya menjadi target operasi petugas. Dan kebayang kalau investasi anda yang sudah jutaan rupiah itu akhirnya angus gara2 ISP tersayang anda dibredel aparat. Kan ngga lucu. Bisnis pelanggan terganggu, investasi terancam hilang dan tidak ada pertanggungjawaban apapun dari pihak ISP. Yang rugi siapa?
ISP berijin > usaha serius > service bagus
b. Pelanggannya banyak
Sebuah ISP dengan ratusan pelanggan, mestinya secara kualitas lebih baik dibanding ISP yang masih memiliki puluhan pelanggan. Sebab ngga mungkin donk ratusan orang salah pilih. Dan kesempatan calon pelanggan untuk bertanya kepada pengguna ISP tersebut juga semakin gampang. Malah bisa jadi teman anda sudah menggunakannya. Kan lebih enak kalau kata ISP tersebut bagus atau tidak keluar dari teman yang bisa kita percaya.
Jadi pertanyaan calon pengguna internet kepada bagian marketing atau sales dari sebuah ISP adalah : Berapa jumlah pelanggan Anda?
Semakin banyak pelanggan sebuah ISP akan semakin mudah bagi kita untuk menggali informasi terhadap ISP tersebut. Jadi makin banyak orang yang bisa memberikan kita masukan.
c. Service.
ISP dan jaringan computer yang saling berkaitan pada dasarnya dibangun pada sebuah system yang tidak reliable. Masalah pada koneksi internet itu sangat lumrah terjadi. Bencana alam, kesalahan manusia, umur peralatan, kesalahan manusia saat mengoperasikan peralatan, listrik dsb bisa menyebabkan koneksi internet pelanggan mati. Jadi pastikan saat anda mengalami masalah dengan internet anda mempunyai tempat untuk berkonsultasi. Setidaknya anda tahu nanti masalah terjadi dimana dan kira-kira kita harus bagaimana sekarang untuk bisa mendapatkan koneksi internet lagi.
Ini penting bagi anda-anda yang awam dengan internet dan orang-orang yang menggunakan internet 24 jam sehari.
Kemudian jaminan-jaminan apa yang akan anda dapatkan jika menggunakan layanan sebuah ISP?
Sebab harga insvestasi awal untuk melakukan koneksi ke internet masih cukup mahal ya. Apakah ada jaminan terhadap investasi anda tersebut, kemudian jaminannya dalam bentuk apa?
Apakah ada kontrak khusus dengan anda, dan bagaimana sistemnya?
d. Mempunyai system redundancy.
System redundancy itu apa sih?
Bahasa awamnya adalah system koneksi cadangan. Dimana koneksi ini akan berfungsi jika koneksi utama mereka mati. Sangat penting, seperti kondisi saat kabel FO dunia di Taiwan putus, kalau ISPnya tidak memiliki koneksi cadangan yang bagus, maka dipastikan selama 3 minggu koneksi anda tidak akan bisa digunakan.
e. Harga
Iya, harga sebenarnya adalah factor utama. Tapi sebenarnya pemilihan koneksi internet bagusnya dilihat dari perbandiangan antara harga dengan bandwidth dan kebutuhan anda. Sebab sekarang harga bandwidth internet di Denpasar sudah cukup standar dimana umumnya internet paling murah itu rata-rata dimulai dari 300ribu rupiah, walaupun ada saya dengar bisa 100-200ribu rupiah tapi saya belum pernah ketemu langsung dengan orang yang menggunakannnya.
Harga sebanding dengan bandwidth atau kecepatan internet. Semakin murah, semakin kecil kecepatannya. Kita tidak perlu berargumen banyak dalam hal ini sebab, fakta secara teknis memang begitu. Kalau dari sisi marketing hype, beda cerita lah.
 
3. Memilih paket bandwidth yang bagus :
Seusaikan dengan kebutuhan dan kekuatan keuangan anda. Trend saat ini adalah para ISP-ISP di Denpasar hampir semua mengeluarkan paket dikisaran harga Rp 350.000 per bulan. Jadi kita harus ulas beberapa hal yang agak teknis seperti :
   
A. Rasio bandwidth.
Rasio bandwidth itu pengertian secara kasarnya adalah perbandingan antara bandwidth yang memang benar-benar diterima oleh pengguna internet dengan bandwidth yang dijanjikan atau dikatakan atau disebutkan oleh ISP.
Contohnya:
  • - Paket 128kbps 1:1 artinya, pengguna internet mendapatkan bandwidth sebesar 128×1/1 = 128kbps. Jadi yang besar bw yang disebutkan dalam paket, besarnya sama dengan yang didapatkan pengguna/ pelanggan.
  • - Paket 128kbps 1:2 artinya, bandwidth 128kbps ini dibagi ke 2 orang pelanggan, sehingga satu orang pengguna internet mendapatkan bandwidth sebesar ½ dari yang disebutkan yaitu 128×1/2 = 64kbps. Jadi yang besar bw yang didapatkan pengguna/ pelanggan adalah rata-ratanya 64kbps, namun kadang-kadang bisa 128kbps, jika pelanggan yang diajak berbagi internet tidak menggunakan koneksi internetnya sama sekali.
  • - Paket 128kbps 1:4 artinya bandwidth 128kbps ini dibagi ke 4 orang pelanggan, sehingga satu orang pengguna internet mendapatkan bandwidth sebesar 1/4 dari yang disebutkan yaitu 128×1/4 = 32kbps. Jadi yang besar bw yang didapatkan pengguna/ pelanggan adalah rata-ratanya 32kbps, namun kadang-kadang bisa 128kbps, jika pelanggan yang diajak berbagi internet tidak menggunakan koneksi internetnya sama sekali.

B. Sistem pembagian bandwidth :

 
1. Dibagi dengan garansi
Ini maksudnya adalah, pelanggan dengan system sharing tersebut mendapatkan garansi bandwidth pada saat melakukan koneksi internet. Sebab ada kemungkinan pelanggan
Misalnya paket 128kbps 1:4 yang tadi.
JIka dibagi dengan garansi maka pada saat 4 orang itu koneksi ke internet, maka masing-masing orang akan mendapatkan ¼ dari 128kbps tersebut.
2. Dibagi tanpa adanya garansi.
Jika tidak dibagi dengan garansi maka, dalam satu group 4 orang ini terjadi perebutan bandwidth bebas. Jadi kalau orang pertama dari group itu melakukan koneksi dan mengaktifkan sebuah program download accelerator, maka pada saat anggota group yang lain melakukan koneksi, mereka bisa tidak kebagian bandwidth sama sekali karena mereka tidak punya kesempatan untuk melakukan koneksi dengan bagus ke internet.

Pembagian bandwidth dengan adanya garansi ataupun tidak ini tergantung dari peralatan bandwidth management atau bandwidth manager yang dimiliki oleh masing-masing ISP.